RAGAM DAERAH– Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai Gelora Jawa Barat menggelar Stadium General dan Doa Pemenangan 2024.
Esensi acara dalam rangka bersama – sama menebar rasa syukur atas ditetapkannya Partai Gelora menjadi peserta pemilu pada tahun 2024 dan mendapatkan nomorurut 7.
Acara yang dilaksanakan di Oasis Siliwangi Hotel, Bandung dihadiri oleh seluruh pengurus DPD Gelora se-Jawa Barat dan fungsionaris DPN. Terlihat hadir Ketua DPN Bangter Ahmad Zairofi, Ketua DPN H. Rico Marbun, Ketua DPN Gelora Muda Hudzaifah, dan banyak lagi lainnya.
Ketua DPW Gelora Jawa Barat, Haris Yuliana menyampaikan pesan agar semua pengurus dan kader memaksimalkan seluruh potensi untuk Gelora menang dan melanggeng ke senayan dengan fokus pada target yang ditetapkan DPW tanpa tawar menawar. “Gelora Jawa Barat Menang tanpa negosiasi,” katanya baru-baru ini.
Selain itu, Haris Yuliana yang juga Caleg DPR RI Dapil Jabar 2 menyatakan terima kasih atas dukungan dan partisipasi pengurus Gelora. “Verifikasi itu seperti disunat, ada yang mau disunat dua kali?,” selorohnya.
Ahmad Zairofi dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ini adalah rasa gembira sesaat. “Setelah ini yang akan kita temui adalah perjuangan dan hari hari pengorbanan,” ungkapnya.
Sesekali dalam orasinya, Ahmad Zairofi memekik “Masih ada yang ragu?!” seraya menjelaskan bahwa Partai Gelora memiliki pimpinan yang mumpuni untuk sampai pada titik kemenangan yang diharapkan. “Dengan dibarengi petolongan Allah Swt, Partai Gelora layak menang dan layak menjadi takdir terbaik diantara kita semuanya,” ungkapnya.
DPD Partai Gelora Bandung Barat turut menghadiri acara tersebut dan menangkap pesan kuat akan besarnya target yang ditetapkan. Melihat situasi lokal KBB, Gelora Bandung Barat menyiapkan strategi pemenangan yang SMART (Spesifik, Measurable, Achieveable, Rasional, Time Table) dan sangat memungkinkan untuk menang.
Acara tersebut juga menghadirkan Prof. Dr. H. Karim Suryadi, M.Si bersama Dr. Kunkunrat yang memberi wejangan tentang Rekayasa Sosial Melalui Komunikasi Politik. Acara diakhiri dengan Potong tumpeng dan Doa Bersama.**

