Piter Gelontorkan Pokir 2023 Rp 335 Juta untuk Rutilahu

RAGAM DAERAH– Anggota DPRD KBB, Piter Djuandys menggelontorkan pikirnya Rp 335 juta untuk program rumah tidak layak huni (Rutilahu) di daerah pemilihannya, Kecamatan Lembang, Cisarua, dan Parongpong.

“Tahun anggaran 2023 ada 21 unit rutilahu dengan total anggaran dari pokir 335 juta lewat disperkim,” ujar Piter, Kamis 8 Desember 2022.

Piter mnyebutkan, dirinya langsung turun ke lapangan melakukan survei kepada masyarakat penerima manfaat. “Per unit rumah mendapat bantuan sebesar Rp 15 juta,” katanya.

Sementara di tahun anggaran 2022 ini, ada 15 unit rumah lewat program rutilahu yang diperjuangkan Piter. Yaitu, Desa Sadangmekar, Kecamatan Cisarua sebanyak delapan unit rumah, sisanya 7 unit di Desa Gudangkahuripan, Kecamatan Lembang. “Saat ini sudah masuk proses finising pengerjaan,” pungkas Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD KBB ini.

Sementara itu dilansir dara.co.id, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada tahun 2022 mengalokasikan dana untuk pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) sebanyak 302 unit.

Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) masa kepemimpinan Akur periodesasi 2018-2023, jumlah total rutilahu di KBB kurang lebih mencapai 23.000 unit.

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) KBB, Djarot Sulistyo mengatakan, Pemkab Bandung Barat berupaya keras membangun rutilahu tersebut, secara bertahap dicicil tiap tahunnya.

Selain dari APBD KBB, dananya diajukan ke tingkat provinsi dan pemerintah pusat melalui Dana Lokasi Khusus (DAK) dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

“Anggaran kita masih terbatas, sampai tahun 2021 saja rutilahu yang diberikan dana stimulan keseluruhannya baru mencapai 5.000-an. Itupun anggarannya, dibantu dari berbagai sumber anggaran,” ujarnya saat ditemui di Ngamprah bbeberapa waktu lalu.

Pemkab Bandung Barat memberikan dana stimulan untuk pembangunan rutilahu, dua tahun terakhir sebesar Rp15 juta per unit. Kekurangannya diharapkan bisa tertutupi dari swadaya masyarakat.

Untuk pembangunan rutilahu tahun 2022, dijadwalkan bisa terlaksana pada September sekarang. Pihaknya, tengah mengajukan permohonan pencairan untuk realisasi pembangunannya.
“Mudah-mudahan saja, ada sumber anggaran lainnya yang bisa mengurangi rutilahu di KBB ini. Karena masih banyak rutilahu yang harus kita garap, sekitar 18.000-an lagi jumlahnya,” harap Djarot.

Ia mengungkapkan data yang disebutkan di atas, masih data yang mengacu pada RPJMD berdasarkan hasil perhitungan Bapelitbangda tahun 2018.

“Data itu sebelum ada review RPJMD, karena kita sampai saat ini belum menerima  RPJMD hasil review,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *