RAGAM DAERAH– Peternak sapi di Kabupaten Bandung Barat, H Budi Sudrajat meminta Pemkab Bandung Barat menangani Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang pada sapi lebih optimal.
Menurutnya, virus PMK penyebaraannya relatif cepat. “Untuk meminimalisir salah satunya adalah melakukan vaksin terhadap ternak dalam jangka waktu 2 atau 3 minggu,” ujar Pria yang akrab disapa Kang HBS ini, Jumat (24/6/2021).
Kang HBS juga meminta penjelasan secara rinci terkait kebijakan Plt Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan agar ASN KBB membeli 2 kg daging sapi.
Kebijakan Hengky untuk membantu peternak akibat penyakit PMK yang cukup merugikan para peternak.
“Kami setuju dengan kebijakan Pak Plt tapi mesti dijelaskan secara rinci kemenakan distribusinya setelah sapi di potong terus jaminan pembayarannya bagaimana,” tandasnya.
Seperti diketahui sampai saat ini berdasarkan data, hewan ternak yang terpapar wabah PMK kembali bertambah hingga mencapai sebanyak 4.904 ekor. Total sudah ada 84 ekor sapi yang mati di kandang dan 104 ekor dipotong paksa karena dikhawatirkan kondisinya semakin memburuk seusai terkena PMK, sementara sisanya berhasil sembuh.
Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan), KBB, Undang Husni Tamrin menyebutkan, kerugian secara ekonomi yang dialami peternak dan sektor terkait lainnya mencapai Rp8,5 miliar. ***

