Kompak Sarungan, PKS KBB Hidupkan Tradisi Muludan

Jajaran pengurus DPD PKS KBB foto bersama dengan Pimpinan Pondok Pesantren Addahlaniyya, KH. Ahmad Salimul Apip. ft istimewa

NGAMPRAH– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bandung Barat (KBB) hidupkan tradisi Mualid Nabi Muhammad SAW.

Acara itu dengan menggelar tablig akbar mengundang Pimpinan Pondok Pesantren Addahlaniyya, KH. Ahmad Salimul Apip sebagai penceramah di Kantor DPD PKS KBB, Minggu (21/11/2021).

Sesi foto bersama kompak sarungan. ft istimewa

Dalam ceramahnya, KH Salimul Apip mengungkapkan, jika warga Nahdliyin banyak yang menjadi kader PKS. “Alhamdulilah saya bisa bertemu dengan cucunya KH Hasyim Asy’ari pendiri NU jadi kacida gelona mun nyebut PKS wahabi ungkul. Buktina PKS banyak warga Nahdliyin,” katanya.

KH Salimul Apip juga menepis, jika PKS anti menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW seperti biasa yang dilakukan warga Nahlidyin. “Buktinya muludan di mana-mana, dan ini harus gencar di warga PKS biar tahu bahwa PKS itu istimewa dan luar biasa,” ungkapnya.

Dalam ceramahnya juga, KH Salimul Apip mendoakan, PKS bisa menang di pemilu 2024 sembari mengungkapkan yel yel “PKS Menang Oke Allahu Akbar”.

Acara itu juga, kader PKS sarungan seperti tradisi warga Nahdliyin.

Ketua DPD PKS KBB, Nevi Hendri (kanan) bersama Anggota DPRD KBB Fraksi PKS, Iman Budiman saat berbincang dengan KH. Ahmad Salimul Apip. ft istimewa

Muludan juga digelar Anggota DPRD KBB Fraksi PKS, Iman Budiman di Kecamatan Cipandeuy. Iman menyebutkan, dirinya sudah rutin menggelar muludan sejak tahun 2007. “Saya jadi mubalig ti 2007 geus manggung ti muludan ka muludan,” kata Iman alumni UIN SGD Bandung ini.

Dia juga menepis jika PKS anti muludan.
“Buktinya PKS muludan,” katanya.

Pandangan Iman, peringatan maulid nabi semakin menumbuhkan rasa kecintaan kepada Baginda Rasulullah SAW, dan semangat meneladani kehidupannya. **

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *