
NGAMPRAH–97 Bakal Calon Kepala Desa (Cakades) Kabupaten Bandung Barat selesai mengikuti seleksi akademis yang diselenggarakan oleh Universitas Jendral Ahmad Yani (Unjani), Minggu (7/10/2021).
Seleksi ada tambahan tentang pengetahuan dan wawasan peserta Pilkades Serentak. Untuk tes tertulis Pilkades Serentak sekarang, tidak lagi isian (essay). Peserta hanya mendapat 50 soal dengan isian pilihan ganda atau multiple choice.
Dari 41 desa yang menjadi peserta Pilkades Serentak, 13 desa diantaranya memiliki peserta lebih dari 5 orang.
“Hari ini hasil seleksi dari Unjani diserahkan ke masing-masing panitia desa dari panitia desa disampaikan ke calon paling lambat tiga hari,” ujar Kepala Dinas Pemerdayaan Masyarakat Desa (DPMD) KBB, Wandiana.
Wandi menyebutkan, pengalaman pilkades sebelumnya, biasanya langsung disampaikan ke masing masing calon. “Setelah penetapan calon tahapannya kampanye dan pemungutan suara tanggal 23, 24, 25 November,” ungkapnya.
Salah seorang Bakal Calon Kepala Desa Nanggaleng, Kecamatan Cipendeuy, Pandu Muhammad mengatakan, tesnya normatif seputar Undang-Undang No 6 Tahun 2014 Tentang Desa. “Enggak sulit tapi kalau yang engak mempelajari undang-undang tersebut pasti susah,” katanya.
Berikut Daftar 13 Desa di Bandung Barat dengan Peserta Pilkades Serentak Lebih dari 5 Orang
1. Desa Singajaya, Cihampelas 6 peserta
2. Ciptagumati, Cikalongwetan 7 peserta,
3. Tenjolaut, Cikalongwetan 8 peserta
4. Mandalasari, Cipatat 8 peserta,
5. Cipeundeuy, Cipeundeut 8 peserta
6. Nanggeleng, Cipeundeuy 11 peserta,
7. Sirnagalih, Cipeundeuy 6 peserta
8. Mekar Sari, Cipongkor 6 peserta,
9. Bojongkoneng, Ngamprah 9 peserta
10. Mekar Sari, Ngamparh 6 peserta
11. Ciburuy, Padalarang 7 peserta
12. Kertajaya, Padalarang 9 peserta
13. Sindangkerta, Sindangkerta 6 peserta. ****
