Banjir Kadeudeuh dari Hengky di Hari Santri Nasional

 

Peringatan Hari Santri Nasional tingkat KBB. Ft istimewa

NGAMPRAH- Pemkab Bandung Barat memberikan bonus uang kadeudeuh untuk para santri berprestasi pada Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) di tingkat Provinsi Jabar, bertepatan dengan Hari Santri Nasional 2021.

Kadeudeuh diberikan kepada Kafilah STQH Bandung Barat berhasil meraih dua penghargaan untuk kategori terbaik 2 cabang 500 Hadits tanpa sanad yang diraih oleh Fina Khafifah santri asal Pondok Pesantren (Ponpes) Baitul Izzah Lembang.

Sementara itu, penghargaan kedua yakni terbaik 3 Cabang Tilawah Kanak-kanak yang diraih oleh M Yusuf Zaenudin Maulana asal Pesantren Nurul Hidayah Bunder Cipongkor.

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan mengatakan, uang kadeudeuh tersebut sebagai bentuk apresiasi dan motivasi kepada santri yang telah berprestasi diajang STQH Tingkat Provinsi Jabar tahun 2021.

“Saya ucapkan terima kasih kepada adik-adik kita yang telah mengharumkan nama Kabupaten Bandung Barat di tingkat provinsi,” kata Hengky usai peringati Hari Santri Nasional, Jumat (22/10/2021).

Selain kepada santri berprestasi, Hengky pun memberikan uang kadeudeuh tersebut kepada para pembina yang telah berkontribusi membina para santri hingga meraih prestasi.

“Untuk peraih terbaik 2 Cabang 500 hadist kita berikan kadeudeuh sebesar Rp25 juta dan pembinanya sebesar Rp 20 Juta. Sementara itu, bagi peraih terbaik 3 Cabang Tilawah Kanak-kanak sebesar Rp15 juta dan pembinanya Rp10 juta,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, peringatan hari santri dengan tema “Santri Siaga Jiwa dan Raga” harus dimaknai sebagai momentum peran santri dalam kehidupan bermasyarakat cukup penting.

“Di tengah masyarakat santri senantiasa memberikan tauladan kepada generasi muda untuk tetap berakhla kulkarimah dan berbudi pekerti,” jelasnya.

Selain itu, peran santri dalam mempertahankan kadaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) cukup penting dan hal yang terpenting adalah peran santri dalam melawan pandemi Covid-19.

“Santri menjadi garda terdepan menjaga keutuhan bangsa dari ancaman ideologi yang bakal memecah NKRI,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *