
PADALARANG–KONI Kabupaten Bandung Barat harus mengikuti jadwal PPKM yang diberlakukan pemerintah terkait persiapan babak kualifikasi (BK) jelang pekan olahraga privinsi (Porprov) 2022 mendatang.
Plt Ketua KONI KBB, Lili Supriatna mengatakan, jadwal pertandingan terpaksa dikensel lantaran terbentur kebijakan PPKM. “Kami masih menunggu jadwal pastinya sehingga kami menyarankan kepada atlet yang akan berlaga untuk berlatih secara mandiri di rumah,” kata Lili ditemui di Sekretariatan KONI KBB, Senin (5/7/2021).
Soal dukungan dari Pemda KBB, Lili menyebutkan, selalu meminta dukuangan anggaran untuk mencapai 3 besar dalam Porprov Jabar 2022 nanti. “Kami juga minta kepada pemda untuk pembelian alat untuk para atlet yang akan bertanding,” ungkapnya.
Lili pun menyebutkan, sudah menyodorkan anggaran untuk persiapan Porprov Jabar diangka Rp 35 miliar. Namun, lanjut Lili, hingga saat ini belum ada respon serius soal anggaran untuk target KBB raih 3 besar di Porprov. “Kami lewat Dispora dan Bapedalitbangda sudah mengusulkan yang dibagi tiga kategori yakni untuk sumberdaya manusia dan perangkat pertandingan yang menyangkut KBB jadi tuan rumah anggaran kontingen, hibah koni juga bonus peralihan medali. Jadi empat sektor ini kami usulkan kepada Pak Plt Bupati Bandung Barat dengan total anggaran Rp 35 sampai Rp 40 miliar,” pungkasnya. ***
