Ketua Karang Taruna KBB Ujang Rohman bersama Bupati Bandung Barat saat penutupan diklat protokoler karang taruna di Lembang. ft istimewa
NGAMPRAH– Gerakan Subuh berjamaah sempat digaungkan Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna.
Tapi, pendemi COVID-19, gerakan itu terhenti. Seiring itu, banyak yang merindukan gerakan salat subuh digaungkan lagi.
Kerinduan datang dari Ketua Karang Taruna, Ujang Rohman.
“Bagus. Sacara syariat saja banyak keberkahannya bagi muslim yang melaksanakan,” kata Ujang Rohman kepada redaksi, Senin (15/3/2021).
Jika dihidupkan kembali, Ujro–sapaan akrabnya, akan menjadi gerakan luar biasa. “Kami karang taruna dukung program pak bupati,” ungkapnya.
Apakah bisa dilaksanakan di tengah Pandemi COVID 19? Ujro mengatakan, memungkinkan bisa dilaksanakan, namun harus dibatasi sesuai dengan protokoler kesehatan COVID-19.
“Kontek salat berjamaah harus ada pembatasan, dan doa di ijabah saat salat subuh dan itu sangat luar biasa,” tandasnya. ***
