Safari di Desa Jati Saguling, Hengki Sapa Emak-emak dan Kaum Milenial

Wakil Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan menyapa warga Desa Jati, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dalam rangka Hari Gizi Nasional ditandai dengan pembagian susu balita gratis kepada warga, Senin (1/3/2021).  Ft istimewa

SAGULING-– Wakil Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan menyapa warga Desa Jati, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Hengki hadir dalam rangka Hari Gizi Nasional ditandai dengan pembagian susu balita gratis kepada warga, Senin (1/3/2021).  Acara tersebut selain di hadiri Ibu Kades Jati juga kebanyakan dihadiri emak-emak dan kaum milenial.

“Mudah-mudahan pembagian sedikit susu di tengah pendemi COVID-19 bisa bermanfaat, dan saya senantiasa berdoa agar covid ini tidak sampai ke KBB tapi sampai juga,” seloroh orang nomor dua di KBB ini.

Hengki pun menyebutkan, sebagai kepanjangan tangan dari pemerintah pusat dan provinsi, mengikuti kebijakan pemerintah pusat terkait pembatasan sosial berskala besar (PSBB), pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro, dan  refocusing anggaran.

“Jadi memang di instansi pemerintah banyak anggaran yang dipangkas dan kebijakannya harus ke penanganan COVID-19 karena kesehatan masyarakat yang paling utama,” tuturnya.

Program pembangunan jalan leucir  di KBB selama setahun, sebut Hengki, harus tertunda. “Uangnya tidak ada. Anggaran kami juga terpotong dan pendapatan asli daerah (PAD) KBB turun sampai 50%,” ungkapnya.

Jika sebelumnya, lanjut Hengki, dari sektor pariwisata, KBB bisa mengantongi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 50 miliar per tahun. “tapi saat ini hanya setengahnya. Kita harus bangkit dengan PPKM mikro dan kedisiplinan masyarakat sangat penting agar covid ini segara berakhir,” tuturnya.

Hengki menceritakan juga saat dirinya bersama Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil melakukan kunjungan kerja ke Swedia membawa IKAE yang saat ini ada di kawasan Kota Baruparahyangan.

“Harapannya bisa menambah PAD kita untuk membangun Bandung Barat. Mudah-mudahan tahun berikutnya covid segera turun pemerintah daerah bisa memberikan bantuan untuk pemerintah desa,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, terjadi tanya jawab bersama kaum milenial KBB yang pertanyakan soal pentingnya pendidikan. Hengki pun menjawab, jika pendidikan sangat penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berimbas kepada kemajuan pada daerah. “Ke depan saya akan terus berkomunikasi dengan pemuda apa yang dibutuhkan khususnya di Desa Jati apa itu workshop atau pelatihan,” kata Hengki.

Kepedulian terhadap pendidikan di KBB, Hengki juga sudah memberikan beasiswa selama tiga tahun terkahir ini. ”Lewat instagram saya sering memberikan beasiswa ke China. Tahun ini ada dua putra dan putri KBB yang saya berangkatkan ke sana,” pungkasnya. ***

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *