Teriakan Rakyat Soal Jalan Rusak di Selatan KBB Didengar Bupati, Ini Katanya

Jalan berlubang di wilayah selatan KBB. ft istimewa.

CIHAMPELAS— Gaung masyarakat soal jalan rusak di wilayah selatan Kabupaten Bandung Barat (KBB) terdengar juga oleh Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna. Bahkan, saat ultah bupati, dikait-kaitkan dengan kado jalan rusak.

Bupati bersama jajaran Dinas PUPR langsung terjun meninjau jalan rusak di wilayah selatan KBB yang meliputi
Kecamatan Cihampelas, Gununghalu hingga Rongga, Selasa (9/2/2020).

<strong><em>Bupati Bandung Barat saat meninjau jalan rusak di Kecamatan Cihampelas KBB bersama rombongan dinas PUPR. ft istimewa</em></strong>

Menurut bupati, awalnya pembangunan jalan wilayah selatan akan digeber pada tahun 2020 dengan anggaran pinjaman dari PT SMI sebesar Rp 285 miliar. Namun seiring wabah COVID-19 rencana itu kandas.

“Karena terdampak COVID-19 jadi pembangunan ini diundur. Akibat diundur, jadilah seperti ini jalannya,” katanya, Selasa (9/2/2021).

Jalan dengan panjang 72 kilometer tersebut, kata Umbara, tidak mampu dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) KBB.

Oleh karena itu, pekan depan Pemkab Bandung Barat akan memasuki tahap lelang agar pada April mendatang pembangunan tersebut dapat dilaksanakan.

“Kalau pakai APBD panjang banget dan kita program awalnya sudah pakai SMI sekitar 71 kilometer. Mudah-mudahan minggu depan kita sudah bisa lelang, jadi April sudah bisa dimulai,” kata Umbara.

Kendati demikian, Pemkab Bandung Barat akan melaksanakan perawatan secara rutin pada jalan yang menjadi tanggung jawabnya. Satu di antara perawatan tersebut adalah penambalan dengan material seperti memakai batu beskos, agar lubang jalan semakin dangkal.

“Hari ini kita coba dulu pakai beskos dulu sampai dari Cihampelas hingga Cililin jadi ini penanganan darurat dulu,” ungkapnya.

Untuk itu, Umbara meminta masyarakat untuk bersabar dan waspada akan kondisi jalan yang ada saat ini.

“Mohon bersabar kepada masyarakat sekarang kita coba yang berlubang ini agar diperbaiki dulu,” tandasnya.
***

Meneruskan program perbaikan dan pembangunan jalan di wilayah selatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat (KBB) kembali melanjutkan program pinjaman anggaran ke salah satu BUMN di bawah Kementerian Keuangan, PT Sarana Multi Insfrastruktur (SMI) Persero sebesar Rp 285.500.400.000.

Hal tersebut dikatakan anggota Komisi III DPRD KBB Pither Djuandis, menurutnya, besaran anggaran tersebut dialokasikan untuk peningkatan dan pembangunan ruas jalan kabupaten sepanjang 71 kilometer di wilayah bagian selatan.

Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PUPR KBB Aan Sofyan mengatakan, rencananya anggaran sebesar itu akan digelontorkan untuk perbaikan dan pembangunan ruas Jalan Selacau-Cililin sepanjang 52,37 kilometer dan Rancapanggung-Baranangsiang 19,9 kilometer.

Menurut Sofyan, pengerjaannya dilakukan selama 10 bulan dan lelang dilakukan November. Sehingga, Januari 2021 pengerjaan fisik mulai dilakukan. ”Nanti ruas jalan ke wilayah selatan rata-rata memiliki lebar delapan meter dan didominasi beton,” tuturnya.

Sofyan menjelaskan, jalan itu terbagi beberapa ruas diantaranya Jalan Selacau-Cililin, Cililin-Sindangkerta, Sindangkerta-Celak, Celak-Gununghalu, Bunijaya-Cilangari dan Cilangari-Cisokan. Selain itu, juga jalan Rancapanggung-Cijenuk, Cijenuk-Sarinagen dan Sarinagen-Baranangsiang. Selain peningkatan jalan, juga  pembangunan Jembatan Tajim diperbatasan Celak dan Sindangkerta.

”Nantinya akan ada konsultan pengawas yang mengawasi proses pekerjaan termasuk juga dari unsur Forkopimda untuk mengantisipasi persoalan non teknis. Sebab ini adalah proyek prestisius dimana dalam MoU syarat peserta lelang juga harus dari BUMN,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *