Paku Padjajaran Bersama Yayasan Aljabar Salurkan Sembako

CIPATAT- – Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Organisasi Masyarakat (Ormas) Paku Padjadjaran Kecamatan Cipatat, KBB bekerja sama dengan Yayasan Al-Jabbaar menyalurkan bantuan sosial (Bansos) berupa sembako untuk anak yatim dan jompo yang berada di tiga desa.

Kegiatan penyaluran bansos berupa sembako itu bertempat di Sekretariat PAC Paku Padjadjaran Cipatat, Kampung Cinangka Rt02/06 Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

Ketua Ormas Paku Padjadjaran PAC Cipatat, Beni mengatakan, lrogram untuk anak yatim piatu akan bergulir ke ranting-ranting yang ada di Kecamatan Cipatat.

“Kita bekerja sama dengan Yayasan Al-Jabbaar dan juga DPC Paku Padjadjaran Bandung Barat sudah menjadi agenda PAC beserta para pengurus DPC,” kata Beni didampingi Juhaendi saat ditemui selepas pembagian bansos berupa sembako pada anak yatim dan juga lansia, Minggu (12/07/2020).

Soal sersumber anggaran, katanya dari hasil rereongan bersama anggota yang lain yang menyisihkan dari gaji.

“Di dalamnya ada beras, telur, kecap,dan juga sarden. Ini juga adalah bukti kepedulian kita untuk masyarakat cipatat,” tegasnya.

Sementara Penasehat DPC Paku Padjadjaran Bandung Barat, Juhaendi, mengatakan, ini adalah program DPC dan PAC Paku Padjadjaran sudah direncanakan sejak lama.

“Untuk membantu anak-anak yatim piatu dan juga jompo, kita akan selalu membantu masyarakat apalagi saat ini wabah masih belum berakhir,” kata Juhaendi atau pria yang sering disapa Juhe.

Rencananya, lanjut Juhe, bulan depan akan berbagi lagi dengan PAC Padalarang. dan seterusnya ke PAC yang ada di enam belas kecamatan yang ada di Bandung Barat.

“Kami ucapkan terimakasih untuk Yayasan Al-Jabbaar Bandung Barat yang diketuai oleh H.Zezen, yang telah ikut berjibaku bersama kita Ormas Paku Pajajaran sehingga kegiatan bansos ini bisa berjalan. Serta untuk para donatur yang telah ikut menyumbang dari sebagian dari rejekinya,” ucap Juhe

ia juga mengatakan, bahwa masa pandemi wabah ini belum berakhir, sehingga bagi masyarakat yang ingin keluar agar tetap mengikuti protokoler kesehatan. cep

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *