NGAMPRAH– Mesjid As-shiddiq Komplek Pemda KBB akan difungsikan kembali untuk kegiatan keagamaan.
Saat ini, Aula Mesjid As-shiddiq masih dipakai untuk ruang isolasi pasien Covid-19, sehingga kegiatan keagamaan belum difungsikan.
“Kami akan rapat dulu dengan MUI dan Dinkes. Kalau sudah diperbolehkan kami akan melaksanakan kegiatan keagamaan kembali di Mesjid As-shiddiq,” ujar Kabag Kesra, Asep Hidayatulloh, Kamis (2/7/2020).
Kegiatan keagamaan yang terhenti seperti salat subuh berjamaah, salat dhuha berjamaan yang diikuti para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemda Bandung Barat. “Kami minta untuk diseterilkan dulu disemprot disinfektan kalau nanti difungsikan lagi. Itu tugasnya dinkes,” sebutnya.
Sebelumnya Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna menyatakan, pasien yang saat ini berada di ruangan isolasi Masjid Ash-Shiddiq akan dipindahkan ke RSUD yang ada di Kab. Bandung Barat.
“Total ruangan isolasi yang ada di RSUD yang kita miliki kurang lebih ada 60 bed,” katanya.
Umbara menjelaskan, pengalihan ruang isolasi agar aktivitas keagamaan di Masjid Ash-Shiddiq dapat kembali dilakukan usai terhenti semasa pandemi COVID-19.
“Kita akan melaksanakan lagi salat subuh berjamaah, salat Jumat serta berbagai kegiatan lainnya bersama ASN,” katanya. ***
2020-07-02

