NGAMPRAH– Anggota DPR RI Fraksi Nadem, Rian Firmansyah memberikan catatan di HUT ke-13 KBB.
Era bonus demografi, Rian berpandangan kepemudaan harus dibangkitkan untuk menjadi kekuatan dalam menunjang pembangunan di KBB. “Pemuda ini menjadi modal utama pemerintah daerah dalam menopang pembangunan dengan SDM kuat menuju KBB kuat,” kata Rian, Jumat (19/6/2020).
Sebagai tulang punggung serta ujung tombak pemerintahan, kata Rian, generasi muda harus punya semangat serta pemikiran luas untuk kehidupan pribadi serta masyarakat atau negaranya.
“Sebagai agent of control tentunya pemuda harus memiliki peran andil dalam pembangunan khususnya di KBB ke depan,” ungkapnya.
Pemerintah dan semua pihak harus melakukan upaya antisipasi positif dalam menyambut era bonus demografi.
Tingginya jumlah usia produktif atau usia muda pada kurun waktu tersebut, harus dijadikan sebagai masa keemasan.
Sebaliknya, tanpa adanya antisipasi dan persiapan yang baik, dikhawatirkan, tingginya jumlah usia muda justru akan menambah beban bagi negara. Karena tidak seimbangnya supply dan demand antara angkatan kerja dan kesempatan kerja.
“Pemerintah harus semakin mendorong aktivitas kegiatan yang dapat memperluas kesempatan kerja, memberikan insentif bagi lahirnya industri-industri kreatif dan dalam tataran internasional dapat semakin meningkatkan kerja sama dengan negara-negara lain untuk dapat menerima tenaga kerja kita,” ujar Rian.
Ketua KONI Kabupaten Bandung Barat ini menambahkan, dampak era Revolusi Industri 4.0 yang menyebabkan kelompok produktif dengan low skill workers atau yang bekerja dengan pola refetitif akan mudah sekali tergantikan oleh teknologi komputer dan kecerdasan buatan.
“Harus ada langkah dan upaya yang melibatkan semua komponen pada peningkatan kualitas pendidikan, meningkatkan relevansi kuantitas dan kualitas SDM berpendidikan tinggi serta peningkatan kemampuan iptek dan inovasi,” pungkasnya. ****
2020-06-19

