Lagislatif-Eksekutif Mesti Kompak Tuntaskan Covid-19

PADALARANG– Kejadian perempuan berusia 43 tahun warga Desa Sukamanah Kecamatan Rongga Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang meninggal akibat Covid-19, menyulut keprihatinan Anggota DPRD KBB Fraksi PDI Perjuangan, Deni Setiawan.

Menurut Deni, tidak perlu ada yang dipersalahkan dalam penanganan wabah Covid-19 karena tidak ada satu orangpun pernah mengalami atau belajar dalam penanganan wabah penyakit menular ini.

“Semua daerah seluruh indonesia sama pernah mengalami kesalahan baik dalam cara penanganan ataupun pemberian bantuan. Hadi mari kita evaluasi yang sudah dan kita bersama sama gotong royong bahu membahu kita hadapi wabah covid ini,” tuturnya, Minggu (10/5/2020).

Politisi PDI Perjuangan ini menyebutkan,
Panitia Kerja (Panja) Percepatan dan Penanganan Covid-19 DPRD KBB sudah sepakat dengan Gugus Tugas Covid-19 memperbaiki tiga item penanganan Covid-19.

Hal itu mengemuka pada rapat evaluasi bersama Panja DPRD KBB dengan Gugus Tugas Covid-19 di ruang rapat Sekretaris Daerah (Sekda) KBB Komplek Perkantoran KBB, Jum’at (8/5/2020).

Tiga item tersebut kata Deni, pertama menyangkut bidang kesehatan, kedua Jaring Pengaman Sosial (JPS) Ekonomi dan ketiga pelaksanaan tekhnis Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Untuk bidang kesehatan hasil evaluasi dari rapid test, tercatat ada 106 orang yang positif Covid-19. Dan ini sudah ditindaklanjuti dengan swabb test sebanyak 56 orang sehingga sisanya 50 orang lagi menyusul untuk dilakukan test serupa.

Persoalan percepatan penangan covid-19 ini, Deni meminta Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), di KBB harus diperketat kembali. “PSBB sebagai salah satu kunci juga keberhasilan dalam penuntasan persoalan Covid-19 di KBB,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *