Bayi Kembar Tiga Warga Cikalongwetan Lahir di Tengah Wabah Corona

PADALARANG– Pasangan suami istri (Pasutri), Aepudin (33) dan Anis Siti Sa’diah (31) Warga Cipenteng RT 04/09, Desa Cipta Gumati, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) tengah berbahagia di tengah wabah corona.

Bagaimana tidak, pasangan pasutri ini dikaruniai bayi kembar tiga.
Proses persalinan melalui operasi cesar di Rumah Sakit Cahya Kawaluyan (RSCK) Kotabaru Parahyangan, Kecamatan Padalarang, Kamis (9/4/2021) sekitar pukul 11.00.

“Tegang, cemas, bercampur aduk. Karena hari itu, istri saya melahirkan kembar tiga. Walaupun saya sudah tahu, bakal punya kembar tiga tapi tetap saja, cemasnya bukan main,” ujar Aepudin, Sabtu (11/4/2020).

Ketika ibu dan bayinya dinyatakan selamat dan sehat, Aepudin baru plong hatinya. Bayi kembarnya, dua berjenis kelamin laki-laki dan satu lagi perempuan bertubuh mungil.

Anak pertama yang diberi nama Rizky berat badannya 1.800 gram, kedua Muiz 1.800 gram dan ketiga si mungil Agni 1.600 gram.

Pihak rumah sakit menyatakan Ani dan dua bayinya diperbolehkan pulang Minggu (11/4/2020). Sementara kembar pertama Rizky, masih harus mendapat perawatan di rumah sakit. “Kata dokternya, Rizky masih kurang bagus nyusunya. Jadi khawatir kenapa-kenapa, ya dirawat ditinggal dulu untuk dirawat saja di sana,” ujar Aepudin.

Sebelumnya pasutri tersebut telah memiliki dua anak yang masih berusia 9 tahun dan 5 tahun.

Ditanya tentang faktor genetik istrinya melahirkan kembar, kata Aepudin memang dari keluarga dia dan istrinya sama-sama ada keturunan.

“Ada keturunan. Kalau saya ada dari keuarga kakek, sama juga dengan istri saya dari keluarga neneknya. Cuma kembarnya dua,” terangnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *