NGAMPRAH– Pembangunan Gedung DPRD KBB masih menyisakan masalah. Saeful Rahman warga RT 03/08 Desa Ngamprah, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat mengatakan, PT Amarta selaku pengembang, tidak mengindahkan lingkungan sekitar. Kebetulan, rumah Saeful persis di depan gedung dewan yang tengah di bangun.

“Pihak PT Amarta atau siapapun tidak ada koordinasi kepada masyarakat,” ujar Saeful ditemui ragam daerah di rumahnya, Senin (27/1/2020).
Saeful bersama masyarakat yang terdampak pembangunan gedung dewan sudah mengajukan tanggung jawab sosial dan lingkungan kepada PT Amarta. “Saya juga menanyakan amdal (analisis dampak lingkungan) ke rt, rw sampai DPRD belum ada tanggapan,” tuturnya.
Kendati begitu, dirinya mendukung dengan adanya pembangunan gedung dewan. Namun yang disayangkan pihak PT Amarta tidak ada koordinasi dengan masyarakat yang tedampak. “Jumlah masyarakat yang tedampak ada 52 kepala keluarga mengajukan ganti rugi,” sebutnya.
Dampak dari pembangunan gedung dewan, selain bising oleh kendaraan yang menurunkan matrial, juga saat pemasangan pasak bumi yang menyebabkan rumahnya retak-retak. “Jangankan kemarau, musim hujan liat aja sendiri debunya beberapa kali kami sapu tetap saja numpuk gini. Tembok rumah saya retak-retak saat pasang pasak bumi terpaksa kami tambal sebagain,” tuturnya.
Bising pengerjaan proyek gedung rakyat itu, dirasakan setiap hari. Bahkan, proyek yang dikejar waktu, tanpa ada hari libur terus beroprasional. “Tiap hari pengerjaan proyek tidak ada batasan. Pemasangan pasak bumi menurunkan barang juga keluar masuk kendaraan besar bising yang saya terima setiap hari,” tuturnya.
Saeful mengaku kesal, protesnya seakan tidak digubris pihak PT Amarta. “Saya ajukan protes tapi gak ditanggapi oleh PT Amrta juga kami menyangkan ajuan ke dewan Pak Wahyu tidak ada tanggapan,” ungkapnya.
Hampir sebulan lebih ajuan protesnya, baik ke PT Amarta mau ke dewan tidak digubris. Rencananya, bersama masyarakat akan menggelar aksi unjuk rasa di depan pembangunan gedung dewan. “Sebulan lebih belum ada tanggapan. Ya kalau gak ada tanggapan masyarakat yang tedampak ngajak demo ke kantor pelaksana pembangunan gedung dewan,” pungkasnya. (wie)
Editor M Bowie
Copyright secured by Digiprove 

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.