PADALARANG– Pihak Ibiza Resto & Family Karaoke Padalarang angkat bicara terkait razia Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bandung Barat (KBB) baru-baru ini. “Yang terjaring bukan pamandu lagu seperti yang dibilang di media massa. Itu teman saya yang kebetulan saja datang,” kata Gilang salah seorang teman dekat pengunjung karaoke yang terjaring operasi BNN kepada wartawan, Senin (2/12/2019). Menurut Gilang, hasil tes urine pihak BNN pun hasilnya negatif tidak ada unsur pemakai narkoba. “Hasilnya negatif kok teman saya. Sekarang anak tersebut lantaran fotonya terpampang di media massa jadi minder tidak mau ke luar rumah,” ungkapnya.
Gilang menyesalkan, foto yang terpampang di media massa kebetulan temannya yang sampai ini masih shok atas kejadian tersebut. “Ya jangan yang dipampang di media massa itu yang hasil tes urinenya negetif. Kalau mau yang pemakai dong,” ungkapnya.
Penanggung Jawab Ibiza Karaoke, Ofie Mardian menegaskan, manajeman Ibiza Karaoke tidak menyediakan jasa pemandu lagu (PL), bahkan tidak menyediakan minuman keras (miras). “Jangankan untuk PL minuman keras kita mah tidak menjual hayang (Ingin) digerebeg atau gimana, kita juga menghargai perda (Peraturan Daerah) di sini (KBB, red),” ungkapnya.
Ofie mengatakan, pengunjung yang hendak masuk dilakukan pemeriksakan terlebih dahulu oleh pihak keamanan Ibiza. “Setiap yang akan berkunjung security memeriksanya dulu untuk memastikan jika pengunjung tidak membawa minuman keras, bahkan terkadang saya sendiri yang turun,” ungkapnya.
Kendati begitu, Ofie mengaku kecolongan juga walau pengamanan sudah diperketat. “Terkadang ada saja orang yang pinter bisa masukin (miras, red), ya kita enggak apal kalau pengunjung bawa miras dari luar,” sebutnya. Standar oprasional yang diberlakukan Manajemen Ibiza Karaoke seperti yang tertuang dalam Perda Bandung Barat, sebut Ofie, sudah dipatuhi dan dijalankan sesuai prosedur. “Justru saya lebih senang pengunjung ke kami memakai hijab, dan itu lebih adem kelihatannya. Cuman masa yang berkunjung tidak memakai hijab kita usir, tidak lah yang terpenting sama-sama menghargai prosedur yang kami terapkan,” pungkasnya. ***
2019-12-02

