NGAMPARAH– Badan Amil Zakat (Baznas) Kabupaten Bandung Barat (KBB) ‘bisik-bisik’ kepada Bupati Bandung Barat (KBB), Aa Umbara Sutisna untuk membuat konsep kelompok usaha bersama (Kube).
“Saya barusan bertemu bupati di salat subuh bersama di pemda. Saya berbisik kepada pak bupati, jika Baznas punya konsep Kube. Alhamdulilah langsung di respon,” ujar Ketua Baznas KBB, KH Hilman Fariz ditemui di Kantor Baznas, Jumat (20/9/2019).
Atas saran bupati, Baznas mesti menggandeng Dinas Sosial (Dinsos) KBB dalam perjanjian kerjasama. Lantas seperti apa konsep kube nanti? Hilman mengatakan, kube disesuaikan dengan potensi di setiap daerah yang ada di 16 kecamatan. “Masing-masing daerah pasti punya potensi daerah. Misalkan singkong bisa diolah menjadi kripik atau pisang bisa diolah menjadi selai,” ungkapnya.
Nah kelompak kube mana yang akan dibina di bawah Baznas dan Dinsos? Hilman menyebutkan, akan disurvei dahulu oleh Dinsos. “Tujuan kube mengentas kemiskinan dengan berbasis potensi daerah,” kata Hilman. Dirinya juga mengungkapkan rasa bangganya, dengan konsep bupati yang tengah fokus kepada peningkatan infrastruktur demi terwujudnya destinasi wisata di KBB. ***
Copyright secured by Digiprove 
