Tak Kunjung Dapat Kursi Roda dari Dinsos KBB, Dua Warga Ini Malah Menghebuskan Nafas Terakhir

NGAMPARAH– Tati Heryati, 60, warga Kampung Redeh, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Karmilah,65, Warga Cipendeuy telah menghebuskan nafas terakhirnya lantaran penyakit akut yang dideritanya.

Dua warga ini sebelumnya sangat berharap bantuan kursi roda, namun belum terealisasi hingga menghabuskan nafas terakhirnya. Organisasi J-Balad pernah memfasilitasi dua warga itu untuk mendapatkan bantuan kursi roda dari Dinas Sosial KBB. “Kami pernah mengajukan namun tidak direalisasikan oleh dinasos, entah kenapa,” ujar Ketua J Balad Arie Joehari, Sabtu (6/4/2019).

Arie mengatakan, organisasinya mengajujan bantuan kursi roda kepada dinsos pada 2018 lalu. Saat itu, dianjikan turun 25 unit kursi roda dan hanya teralisasi 11 unit kursi roda dari dinsos. “Kita sudah ajukan sesuai presedur saat itu, hingga kini belum turun juga lantaran prosedur yang berbelit,” ungkapnya.

Pihaknya meyesalkan, pihak dinsos merealisasikan saat kepentingan politik di pemilihan bupati (Pilbup) lalu. “Walaupun kita tidak dibantu dinsos alhamdulilah masih ada saja yang menbantu kami,” tuturnya.

Selama pergerakan sosial, Arie mengaku hanya mengandalkan uranan dan dermawan yang peduli atas kegiatannya. “Selama ini bantuan hanya dari para dermawan saja salah satunya dari PT Sanbe Farma,” tandasnya. (***)

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *