
CIMAHI–Wali Kota Cimahi Ajay M. Priatna meradang. Ajay minta perusahan pemenang lelang atau kontraktor harus bertanggungjawab terkait mengelupasnya aspal di Jalan Maharmartanegara tersebut. Hingga saat ini proyek pengaspalan atau overlay jalan tersebut masih dalam tahap pemeliharaan.
”Sekarang kan masih dalam pemeliharaan, artinya masih tanggungjawab yang mengerjakan,” katanya, Rabu (14/11/2018).
Disinggung terkait kualitas aspal yang digunakan dalam proyek tersebut merupakan aspal yang tidak sesuai spesfikasi, Ajay membatahnya. Sebab, luapan air yang menggerus jalan tersebut memang sangat deras.
”Untuk pengelupasan aspal itu karena luapan air dari Sungai Ciputri masuk ke pori-pori aspal yang dibawah lapisan aspal itu beton. Jadi mengelupas saat diterjang luapan air,” ujarnya.
Ajay mengaku, ntuk saat ini Pemerintah Kota Cimahi hanya melakukan pembersihan sisa aspal di jalan tersebut agar tidak menganggu arus lalu lintas. ”Untuk pemeliharaannya sejauh ini aman,” singkatnya.
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Cimahi, Dikdik S. Nugrahawan beralasan, dikerjakannya proyek memasuki musim hujan karena demi mendapatkan pengembang yang kredibel. Terlebih, proyek tersebut sempat masuk dalam salah satu proyek gagal lelang.
”Kita lakukan beberapa kali lelang ulang. Bukan asal-asalan pilih pengembang. Jadi pengerjaan diakhir tahun itu karena kita ingin dikerjakan oleh pengembang yang memang mumpuni,” jelas Dikdik. (***)
Copyright secured by Digiprove 