
CIHAMPELAS– Rumah Ma Ikah, 65, warga Kampung Lampingsari RT 03/04 Desa Singaja, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB) nyaris ambruk akibat pengerjaan benteng penahan tanah yang asal-asalan.
Benteng penahan tanah tingginya kurang lebih 1, 5 meter ini tiba-tiba ambruk saat hujan yang mengguyur beberapa waktu lalu.
Beruntung kejadian siang hari itu tidak menyebabkan korban jiwa. Ma Ikah dan keluarga langsung menyelamatkan diri begitu mengetahui dingding itu ambrol tiba-tiba. “Ma langsung lumpat (lari) ka dapur,” kata Ma Ikah, Selasa (6/11/2018).
Ma Ikah salah satu keluarga yang rumahnya persis dekat dengan tembok penahan tanah yang baru saja dibangun setahun lalu oleh pemborong yang ditunjuk Dinas PU KBB. “Diduga pengerjaaannya asal-asalan,” kata Tete Khoerudin, 52, tokoh setempat.
Tete mengkhawatirkan pengerjaan tembok penahan asal-asalan itu malah akan menimbulkan korban jiwa. “Kalau sampai ada korban siapa yang disalahkan. Saya minta dinas terkait untuk mengecek langsung ke lapangan,” pintanya. (***)
Copyright secured by Digiprove 