
Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna saat memakaikan kaki palsu kepada penyandang disabilitas di Bale Barli Kota Baru Parahyangan.
PADALARANG–Kadinsos Bandung Barat, Heri Partomo mengatakan, kebijakan pemberdayaan disabilitas menitikberatkan pada partisipasi aktif keluarga dan masyarakat sebagai kekuatan utama sumber daya rehabilitasi bagi penyandang disabilitas melalui Pos Rehabilitasi Sosial (Posrensos).
“Orientasinya pada pengembangan kemandirian dan pemberdayaan penyandang disabilitas sebagai fasilitas untuk melakukan aktivitas bersama dalam satu tempat antara penyandang diaabilitas, keluarga dan masyarakat dengan membangun jaringan kerja, kemitraan dan rujukan serta sumber-sumber yang ada di masyarakat,” terangnya saat kunjungan bersama Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna di Balai Barli Kota Barau Parahnyangan baru-baru ini.
Mengenai pelatihan membatik dan bermain angklung bersama yang diikuti 35 penyandang diaabilitas ini bertujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri dan kualitas keterampilan yang sudah dimiliki, sehingga mampu mengembangkan kemampuan fisik, mental dan sosialnya untuk mencapai kemandirian ditengah masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memberikan alat bantu disabilitas berupa kursi roda celebral palsie, kursi roda dewasa, kaki palsu dan tongkat putih bagi penyandang tuna netra. (***)
Copyright secured by Digiprove 